Kesalahan Dalam Evaluasi Pembelajaran

Terkadang, terdapat kesalahan dalam evaluasi pembelajaran yang dilakukan guru. Baik itu disengaja, maupun tidak disengaja.

Evaluasi Pembelajaran adalah hal pokok yang perlu diketahui oleh guru, dan semestinya berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada.

Mari ikuti penjelasan berikut ini.

Evaluasi Dalam Pembelajaran

Tentunya evaluasi sangat penting bagi seorang guru dalam kegiatan mengajar mereka. Evaluasi yang baik, tentunya memberi angin segar untuk tercapainya tujuan pembelajaran, dan ini termasuk dalam kurikulum pendidikan.

Evaluasi adalah hal terpenting bagi seorang guru. Bila guru tidak melakukan evaluasi, tentu saja ia tergolong dengan guru yang tidak disiplin.

Evaluasi adalah bagian dari tugas pokok dan fungsi guru. Dengan ia menjalankan evaluasi, maka ia sedang menjalankan tugasnya.

Jangan sampai mengabaikan hal ini, karena ini merupakan komponen penting bagi kegiatan pembelajaran guru. Terlebih lagi, ini juga merupakan penerapan dari kompetensi guru, yaitu kompetensi profesional.

Evaluasi adalah langkah akhir dari kegiatan pembelajaran, tetapi ini bukan berarti menutup pembelajaran itu.

Evaluasi juga dapat diistilahkan sebagai refleksi, atau melihat kendala yang terjadi. Refleksi dimaksudkan dimana guru mengkaji ulang, tentang sejauh mana pembelajaran yang diajarkannya berhasil.

Bila pembelajarannya itu mendapat kendala, maka ia akan melihat dimana letak kesalahan yang terjadi. Apakah dari sisi penyampaian materi, soal yang disajikan dalam evaluasi, atau sebagainya.

Kesalahan Dalam Evaluasi Pembelajaran

Ada beberapa kesalahan, baik yang kecil maupun yang besar dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru.

Kesalahan tersebut terangkum dalam beberapa hal berikut ini.

1. Timing (waktu)

Mengapa timing bagian dari kesalahan dalam evaluasi? Ini karena waktu adalah hal inti dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Memberikan waktu yang terlalu singkat, tentu saja membuat kegiatan evaluasi tidak akan berjalan dengan baik.

Sementara, waktu yang terlalu lama, juga akan mengakibatkan evaluasi tidak berjalan efektif.

Oleh karenanya, sebaiknya mengukur waktu sesuai dengan jumlah soal yang diuji waktu itu. Ini akan membuat evaluasi itu bermakna bagi peserta didik.

2. Soal Uji

Terkadang, soal uji yang disajikan guru perlu penyesuaian dengan baik terhadap pembelajaran yang disajikan.

Soal uji yang tidak sesuai, tentu saja merupakan kesalahan dalam evaluasi pembelajaran. Jangan sampai hal ini terjadi, karena akan membuat evaluasi itu tidak bermakna.

3. Kondisi

Kondisi merupakan hal yang perlu diperhatikan. Banyak sekali kesalahan kecil yang mencakup kondisi ini.

Terkadang, dalam melakukan evaluasi terlihat prosesnya tidak bernilai, seperti terdapat keributan kelas, tata kelas yang kurang rapi, dan lain sebagainya.

Sebaiknya, hal ini menjadi perhatian bagi seorang guru.

0 komentar